Bisnis Lele

Siapa yang tidak kenal ikan lele? Setidaknya kita pernah dengan kata lele dumbo atau lele lokal. Sepuluh tahun atau 15 tahun silam masih sedikit dari masyarakat yang mengkonsumsi ikan lele. Tapi saat ini ikan lele dikonsumsi hampir oleh semua lapisan masyarakat.

Lele sebagai salah satu produk perikanan yang memiliki kandungan protein tinggi dan nutrisi-nutrisi lain sangat bagus untuk pertumbuhan dan sebagai makanan yang sehat. Aneka masakan lele juga cukup bervariasi, seperti pecel lele, bumbu rujak, lele goreng tepung, botok lele, kerupuk lele, abon lele dan sebagainya.

Dari sisi bisnis apakah komoditi lele cukup menggiurkan? Rantai bisnis lele bisa dibilang cukup panjang. Coba tengok dari penyedia benih lele (benih kecil), pendeder (penyedia benih 5-7 cm), pedagang benih, petani lele konsumsi, pengepul/pedagang lele, pengecar lele, bahkan penjual pecel lele.

Dari sarana produksi masih ada penyedia material pembuatan kolam, pompa air, dan pakan. Pakan merupakan sarana produksi lele yang paling menggiurkan dari nilai finansial. Untuk wilayah regional Jawa Timur saja diperkirakan produksi lele di atas 10.000 ton per bulan. Sebagai ilustrasi saja pabrikan pakan bisa menjual pakan sedikitnya 10.000 ton per bulan, dengan asumsi FCR = 1.00 maka produktivitasnya mencapai 10.000 ton lele. Jika harga lele Rp.9.000,00 / kg maka putaran uang senilai Rp.90 milliar per bulan.

Usaha lele sering dilakukan dalam skala rumah tangga. Meski demikian ada beberapa yang sudah berkembang menjadi skala industri. Efek positip dari perkembangan lele juga memberikan peluang lapangan kerja / lapangan usaha yang luas. Tentunya, di segmen mana kita akan memilih peran?

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: